Jumat, 18 November 2011

SIKAP SKEPTIS SEORANG JURNALIS

skeptis itulah ciri khas jurnalisme
SKEPTIS

Tom Friedman dari New York Times mengatakan bahwa skeptis adalah sikpa untuk selalu mempertanyakan segala sesuatu, meragukan apa yang diterima, dan mewaspadai segala kepastian agar tidak mudah ditipu. seorang skeptis akan berkata itu tidak benar, saya akan menceknya. Lain halnya dengan sikap sinis. Orang yang sinis selalu merasa bahwa dia sudah mempunyai jawaban mengenai seseorang atau perestiwa yang dihadapinya. Ia berkata : "Saya yakin itu tidak benar. Itu tidak mungkin. Saya akan menolaknya."


Jadi, inti dari sikap skeptis adalah keraguan. Keraguan membuat orang akan bertanya, mencari, sampai mendapat kebenaran. Sebaliknya, inti dari sikap sinis adalah ketidakpercayaan. Dia akan menolak, tidak bertindak. Habis perkara!

Untuk menolak sikap sinis, kita harus menanamkan naluri sikap skeptis yang kuat. sebagai wartawan yang mencari kebenaran, kita harus meragukan, bertanya, menggugat dan tidak begitu saja menerima kesimpulan-kesimpulan yang umum. Pengarang Oscar Wilde berkata bahwa sikap skeptis adalah awal dari kepercayaan, sedangkan orang yang sinis adalah orang yang tahu mengenai harga (price) segala sesuatu, tetapi yang sama sekali tidak tahu mengenai nilai (value) apa pun. Malah, Vartan Gregorian dari Brown University mengatakan bahwa sikap sinis adalah kegagalan manusia yang paling korosif karena menyebar kecurigaan dan ketidakpercayaan, mengecilkan arti harapan dan merendahkan nilai idealisme.

Agar demokrasi bisa berjalan, masyarakat butuh informasi. Wartawan mempunyai tugas demokratik (demokratic duty) untuk menulis secara jelas dan dalam bahasa publik. Disin, nilai intinya adalah kepercayaan (trust). Dalam hal ini, wartawan menjadi bagian dari sebuah kotrak sosial yang paralel. Pengerian dibalik kontrak ini adalah selagi wartawan melaksanakan tugasnya, bersamaan itu pula proses demokrasi berjalan. Kode etik yang dibuat oleh pelbagai kumpulan wartawan merupakan pengungkapan dari istilah kontrak yang dibuat para wartawan dengan sesama warganya.

0 komentar:

Posting Komentar