Selasa, 22 November 2011

TARI SAMAN SEBAGAI WARISAN DUNIA

tarian saman

Nasib Tari Saman untuk masuk ke dalam Warisan Budaya Tak Benda UNESCO akan ditentukan pada 24 November 2011. Bersama lebih dari 80 nominasi, Tari Saman akan dibahas komite yang terdiri dari 24 negara, termasuk Indonesia.
"Saya mohon doanya. Tanggal 24 Tari Saman akan dibahas. Jika Tari Saman masuk, sebagai ketua komite, saya yang akan memukul palu mengumumkan hal itu di sidang," kata Ketua Komite Aman Wirakartakusumah, dalam jumpa pers, di Nusa Dua, Bali, Selasa (22/11).



Komite akan membahasnya dalam sidang Sesi ke-6 Komite Antarpemerintah untuk melindungi Warisan Budaya Tak Benda yang berlangsung di Bali, 22-29 November 2011. Sebelumnya, beberapa budaya dari Indonesia seperti batik, wayang, angklung, dan keris, telah masuk dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, salah satu alasan Tari Saman didaftarkan oleh pemerintah ke UNESCO adalah sebagai wujud representasi kebudayaan Indonesia dari berbagai daerah.

"Batik, angklung, keris, wayang berasal dari Pulau Jawa. Tidak wise jika warisan hanya dari Jawa saja. Harus representasi dari berbagai daerah. Itu kenapa periode berikutnya, Noken kita usulkan. Not only Java, but all," katanya.

Ia mengungkapkan tahun 2012, Noken dari Papua, tari tradisional Bali, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), akan dibahas dalam sidang komite untuk dipertimbangkan masuk sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengungkapkan adanya keinginan dari komunitas bahwa pengusulan Tari Saman adalah hal yang mendesak dan prioritas.

"Ada kekhawatiran, Tari Saman akan hilang kalau tidak segera didaftarkan," ungkapnya.

Ia menjelaskan jika sudah diakui maka ada tanggung jawab bersama antara pemerintah, stake holder, dan masyarakat dunia untuk melakukan perlindungan, konservasi, dan promosi.

Menurut Mari, nilai ekonomi sudah pasti ada jika Tari Saman berhasil masuk dalam daftar warisan. "Ada banyak aspek termasuk pariwisata," jelasnya.

Mari mengungkapkan Tari Saman akan mengangkat nama Aceh. Selain itu, lanjutnya, Tari Saman yang diusulkan adalah Tari Saman Gayo.

"Pariwisata dari Gayo akan terangkat. Jika Tari Saman terangkat, Gayo sebagai tempat terangkat, nantinya bahkan kopi Gayo juga akan terangkat," tuturnya.

Gayo memang terkenal tak hanya Tari Saman saja, tetapi juga kopi Gayo. Oleh karena itu, lanjut Mari, akan ada suatu pengembangan pariwisata lebih kontemporer.

"Bahkan Quincy Jones yang baru-baru ini ke Bali, seorang legendaris musik. Kita tampilkan berbagai tarian, musik, angklung. Ia menganggap Tari Saman paling mengesankan," jelasnya.

Tahun ini, unsur budaya Indonesia yaitu Tari Saman diusulkan untuk diinskripsi pada daftar merlukan perlindungan mendesak atau urgent safeguarding list. Secara spesifik, unsur budaya tersebut adalah Saman dari Kabupaten Gayo Lues dan daerah sekitarnya di Provinsi Aceh.

Dalam sidang sesi ke-6 komite antarpemerintah UNESCO untuk perlindungan Warisan Budaya Tak Benda menghadirkan 500 delegasi dari 137 negara. 

0 komentar:

Posting Komentar